Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Wawancara dengan Rektor UIN Jakarta

Paska menjadi UIN dari IAIN, dinamika kehidupan akademis semakin kompleks. Gagasan integrasi keilmuan yang melandasi perubahan ini menggeser paradigma sekuler antara Ilmu Agama  dan Ilmu non-Agama. 


Pula, dalam perkembangan tersebut ragam aliran keIslaman mulai berkembang di Universitas Islam di Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia ini. 
Seperti apa pandangan Rektor terhadap fenomena tersebut? Ke depan, UIN seperti apa? Berikut hasil wawancara Saya dengan Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/5) lalu.

Kiat Sukses Menulis Hebat ala Wawan Susetya

Pendahuluan
Bahwa menulis itu penting, menurut saya karena berdasar ayat Allah Swt yang turun pertama kali dalam Surah Al-‘Alaq (QS 96: 1) berbunyi: “Iqra’ bismi rabbikal ladzi kholaq” (Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan)!
Dan, ayat berikutnya artinya: (96:2) “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, (96:3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, (96:4) Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. (96:5) Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Ketika Malaikat Jibril a.s menyampaikan ayat pertama “Iqra’ bismi rabbikal ladzi kholaq” (Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu), apakah pada saat itu Malaikat Jibril menyodorkan lembaran kertas atau buku (kitab) agar dibaca oleh Muhammad? Tentu tidak! Lantas, apa yang harus “dibaca” oleh Nabi Muhammad?

Semalam Bersama Gus Dur

UIN Jakarta, Student Center,- Acara Orasi Budaya dan Pagelaran Wayang ”Semalam Bersama Gus Dur” berlangsung pada Jum’at malam (13/1) di Lapangan Student Center UIN Jakarta, pukul 19.00 WIB. 
Acara tersebut dihelat dalam rangka mengenang dua tahun wafatnya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada akhir Desember 2009 silam. 
Acara yang diadakan secara out door tersebut berlangsung khidmat hingga usai meski sempat beberapa kali diguyur hujan.

Amsal Bachtiar: “IIQ Harus Tetap Ada”

Paska penyegelan gedung Institut Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta 5 Januari 2012 lalu, hingga kini (9/3) beberapa bangunan gedung tersebut masih dalam kondisi belum tuntas direnovasi. Meski demikian, masih tampak beberapa mahasiswa melaksanakan aktifitas perkuliahan.

Penyegelan dilakukan oleh BP2T (Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu) Tangerang Selatan. Penyegelan tersebut merupakan tindakan lanjut dari Surat bernomor B.V/3/HK.04/03/2/2012 tertanggal 2 Februari 2012 yang ditandatangani Kepala Biro Hukum Kemenag H Mubarok, SH, MSc, yang memberikan somasi kepada ketua yayasan IIQ dan rektor IIQ agar mengosongkan lahan seluas 1.915 m2 yang kini berdiri kampus IIQ.