Langsung ke konten utama

Agus: “Karyawan adalah Aset Penting Perusahaan”

Usai menerima piagam penghargaan InfoBank.

Malam itu, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (30/10/2013), tepuk tangan beradu dengan kilatan cahaya kamera wartawan. Satu persatu direktur utama perusahaan BUMN yang terpilih, diminta maju ke panggung kehormatan. Di antara perusahaan peraih penghargaan Infobank, BUMN Awards 2013, Agus S. Subrata, Direktur utama Perum DAMRI, bersama segenap karyawannya, menuai tuah kerja keras mereka. 

Perum DAMRI berhasil meraih penghargaan dengan kategori Sangat Baik pada kategori Transportasi. “Ini semua berkat kontribusi kami semua sebagai tim,” ujarnya. Sebagai Dirut DAMRI, ungkapnya, tips untuk memajukan perusahaan adalah sinergi. Karyawan merupakan aset yang sangat berharga bagi perusahaan. “Semua harus punya kontribusi kepada perusahaan.”


“Karyawan itu jangan hanya nurut. Kalau punya pengetahuan harus disharing. Karyawan punya karakter, pendirian dan pendapat masing-masing, yang memperkuat kebijakan kita, itu yang paling penting. Kita harus berdiskusi.”

Bekerja adalah ibadah

Nuansa asketisisme mewarnai etos kerja Agus. Meski sehari-hari berkiprah untuk Perum DAMRI, pemilik putera tunggal itu kerap menyisihkan waktu guna mempelajari ilmu agama. Menurutnya, cara terbaik untuk menyelesaikan permasalahan adalah mengkondisikan diri sebagai “alat” Tuhan. “Terus terang saja, saya makin sukses di dalam karir saya, saya semakin ketergantungan yang luar biasa sama Tuhan,” katanya.

“Yang jelas, segala hal kita lakukan itu harus bertujuan untuk ibadah. Karena tujuan ibadah adalah mengerjakan segala sesuatu harus dengan baik. Bagaimana supaya baik? Setiap hari kita mengondisikan diri sebagai “alat” Tuhan. Kalau kita memposisikan diri sebagai “alat”, hasilnya pasti berbeda. Walau ada permasalahan apapun, pasti ada jalan keluar,” tegasnya. 

Melalui tradisi seperti itulah Agus kerap terbantu menyelesaikan masalah yang dihadapinya memimpin Perum DAMRI. Karena hanya sebagai “alat”, maka sama dengan “alat” lain di DAMRI. Oleh karena itu, sesama “alat” semua harus duduk bersama. Menurutnya, yang kini juga menjabat sesepuh perguruan silat warisan nenek moyang nusantara, Krida Yudha Sinalika, hal utama dalam bersinergi dengan karyawan adalah dengan sharing, duduk bersama guna bertukar pikiran. 

Terinspirasi Dahlan Iskan

Ia mengaku banyak terinspirasi dari Dahlan Iskan. Mobilitas tinggi serta kerja nyata menyelesaikan tanggung jawab di pelbagai tempat merupakan dua hal yang dikagumi dari sosok Dahlan. Terobosannya di tubuh BUMN sangat luar biasa. “Banyak yang patut kita tiru dari beliau. Beliau orang yang praktis dan hemat,” ujarnya.

Ia bercita-cita menjadikan Perum DAMRI menjadi perusahaan transportasi termaju di Asia Tenggara dan bahkan pada Ievel internasional. Untuk itu, di bawah kepemimpinannnya, Perum DAMRI kini tengah membuka jalur transportasi ke Timor Leste. “Kita ini adalah perusahaan otomotif yang paling tua. Kita harus menjadi pionir daripada angkutan lain di Indonesia. Kita mau buktikan bahwasanya Indonesia bisalah bekerja di luar negeri,” pungkasnya. 

Semangat selalu, ya, Pak.

#Tulisan ini hasil liputan saya untuk rubrik sosok saat 'magang' di Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat Jakarta. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Agama

A.Pengertian Agama

Para pakar memiliki beragama pengertian tentang agama. Secara etimologi, kata “agama” bukan berasal dari bahasa Arab, melainkan diambil dari istilah bahasa Sansekerta yang menunjuk pada sistem kepercayaan dalam Hinduisme dan Budhisme di India. Agama terdiri dari kata “a” yang berarti “tidak”, dan “gama” berarti kacau. Dengan demikian, agama adalah sejenis peraturan yang menghindarkan manusia dari kekacauan, serta mengantarkan menusia menuju keteraturan dan ketertiban.
 Ada pula yang menyatakan bahwa agama terangkai dari dua kata, yaitu a yang berarti “tidak”, dan gam yang berarti “pergi”, tetap di tempat, kekal-eternal, terwariskan secara turun temurun. Pemaknaan seperti itu memang tidak salah karena dala agama terkandung nilai-nilai universal yang abadi, tetap, dan berlaku sepanjang masa. Sementara akhiran a hanya memberi sifat tentang kekekalan dankarena itu merupakan bentuk keadaan yang kekal.

Akal dan Wahyu dalam Islam

A.Pendahuluan
Di dalam ajaran agama yang diwahyukan ada dua jalan untuk memperoleh pengetahuan, pertama, jalan wahyu dalam arti komunikasi dari Tuhan kepada manusia, dan kedua jalan akal, yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, dengan memakai kesan-kesan yang diperoleh panca indera sebagai bahan pemikiran untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan. Pengetahuan yang dibawa wahyu diyakini bersifat absolut dan mutlak benar, sedang pengetahuan yang diperoleh melalui akal bersifat relatif, mungkin benar dan mungkin salah.
Makalah ini akan mencoba membahas kedua hal tersebut. Sebuah topik pembahasan yang sarat dengan dialektika para ulama, baik yang terdahulu hingga kini; sebuah telaah sederhana guna mencoba memahami pemikiran-pemikiran ulama terdahulu yang telah terlebih dahulu hanyut dalam perdebatan panjang.

Awal Masuknya Islam ke Indonesia

Agama Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali ke Indonesia. Ada banyak teori dan pendapat yang terdapat pada kisah masuknya ajaran Islam ke Indonesia. Berikut ini dipaparkan teori dan pendapat para sejarawan asal mula masuknya Islam ke Indonesia.  
Masuknya Islam ke Indonesia
Masalah masuknya Islam ke Indonesia  dan dari daerah atau negara mana Islam datang, banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli sejarah. Pertama, Islam sudah datang ke Indonesia sejak abad pertama Hijriah atau abad ke-7. Di antara ilmuwan yang menganut teori ini adalah, J.C. Van Leur, Hamka, Abdullah bin Nuh, D. Shahab dan T.W Arnold.
Menurut J. C. Van Leur, pada tahun 675 di pantai Barat Sumatera telah terdapat perkampungan Arab Islam. Dengan pertimbangan bangsa Arab telah mendirikan perkampungan perdagangannya di Kanton pada abad ke-4. Perkampungan perdagangan ini mulai dibicarakan pada tahun 618 M dan 628 M. Tahun-tahun berikutnya perkembangan perkampungan perdagangan ini mulai mempraktikan ajara…